Pengertian dan Apa Saja Gejala Covid 19 Menurut SehatQ.com

Covid 19 atau biasanya disebut dengan Virus Corona merupakan kelompok virus yang seakan menjadi kumpulan kompleks virus yang memicu penyakit lainnya menyerang manusia. Karena bukan hanya ditandai dengan gejala awal batuk pilek saja, virus ini membuat orang yang sudah terkena akan terimbas ke penyakit lain. Sehingga kondisi kesehatan seseorang akan semakin memburuk dari hari kehari.

 

Selama ini  dunia memang sempat dihebohkan dengan kasus virus mematikan sebelum wabah Corona mengguncang di seluruh negara. Sebut saja SARS (Severe Acute Resporatory Syndrome) wabah yang muncul pertama kali di kota Guangdong China ini sempat melemahkan 26 negara di tahun 2002. 

Bahkan selama setahun tercatat ada 8.000 penderita yang terkena.
Kemudian virus yang serupa adalah MERS (Middle East Respiratory Syndrome) di tahun 2012. Virus yang muncul pertama kali di Arab Saudi pada tahun 2012 ini juga mengguncang dunia. Apalagi epidermi penyebarannya secara global sudah menjangkit sekitar 2.500 orang. Dan yang saat ini masih menjadi momok publik karena belum teratasi adalah Coronavirus (2019-nCoV) atau lebih dikenal dengan Covid 19.


Gejala Covid-19 yang Harus Diketahui
Direktori Penyakit yang ada di seluruh dunia mencatatkan jika wabah pertama kali muncul di Wuhan pada tanggal 31 Desember 2019 sangat mengejutkan. Apalagi bukan hanya ditularkan melalui media, virus ini bisa langsung menjangkit seseorang jika menjalani interaksi bersama sekelompok orang disekitarnya. Bahkan dalam catatan medis, Corona mampu menyebar lebih cepat dan dasyat dibandingkan dua virus sebelumnya yang juga banyak merenggut nyawa.


Dalam catatan di Indonesia saja, sejak Corona menyebar sampai kurun waktu Oktober 2020 ada sekitar 324.658 kasus dan diperkirakan ada 11.677 korban meninggal karena terinfeksi. Pemerintah bahkan sudah melakukan beberapa cara untuk memutus rantai penyebaran pandemi dengan melakukan upaya keras sampai sekarang.


Gejala penyakit Covid 19 dalam indikasi awal memang sangat sulit dikenali. Namun gejala pada umumnya adalah adanya peradangan pada paru-paru sehingga menyebabkan flu berat. Keluhan akan sangat dirasakan penderita dalam kurun waktu 2-14 hari. Hal ini dihitung dari fase pertama penderita melakukan kontak dengan penderita yang sudah dinyatakan positif sebelumnya.


Sebagian pasien memang berbeda dalam segi kondisi imunitas, jika memang imunitas buruk bisa saja penderita akan terus menurun kesehatannya dalam beberapa hari saja. Gejala umum virus corona sudah menjalar seseorang diantaranya: Demam, menggigil, nyeri otot, sakit tenggorokan, sesak nafas, kelelahan, batuk kering, gangguan indera pengecap dan penciuman.


Sedangkan bukan hanya itu saja gejala virus ini sudah menular ke sesorang. Dalam penelitian yang sudah dilakukan ke sejumlah penderita lain, biasanya ada indikasi mual, diare, muntah dan gangguan pada kulit seperti cacar air. Ada juga ruam di beberapa bagian jari kaki juga menandakan seseorang terjangkit virus corona.


Siapa saja yang memiliki resiko terjangkit corona?
Dalam pandangan direktori penyakit, di masa pandemi seperti saat ini semua orang memiliki potensi tertular virus corona. Apalagi jika berada dalam zona merah yang didalamnya banyak penderita dan sudah dinyatakan positif tertular virus ini. Orang-orang yang memiliki resiko terjangkit corona antara lain:
Orang yang sudah menjalani kontak langsung dengan penderita, baik rekan, keluarga, orang terdekat selama minimal 7 hari berturut-turut.


Tidak sengaja terkena percikan ludah, menyentuh ludah, terkena efek bersin dan batuk penderita yang sudah dinyatakan positif.


Menyentuh benda yang sama, berjabat tangan, dan kontak langsung dengan penderita dalam kurun waktu beberapa hari akan memiliki potensi tertular virus corona.


Itulah gambaran umum mengenai gejala dan indikasi resiko seseorang terkena virus corona. Semoga dengan ulasan diatas Anda akan semakin waspada oleh virus mematikan ini. Terus jaga imunitas dan patuhi protokol kesehatan untuk kesehatan diri Anda.